Jul 4

Share/Save/Bookmark


Mar 30

 

krisis kepemilihanBerita ini saya ambil dari kompas beberapa menit yang lalu dan meng-capture-nya untuk blog saya. Selintas berita tentang pemilu di “ganggu” oleh bencana jebolnya tanggul situ gintung juma’t kemarin. Partai-partai pun berlomba-lomba untuk “mencari muka” dalam memberikan bantuan bagi para korban yang kurang lebih jumlahnya 1600 orang pengungsi.

Kembali ke gambar di sebelah tulisan ini yang menyatakan bahwa angka “pemilih bimbang” besar berdasarkan survei yang diadakan Kompas. “undiceded voters” ini menunjukkan bahwa partai-partai di Indonesia tidak terinstitusionalisasi dengan baik. Selain itu, hal ini akan membawa anggapan bahwa electoral volatilty akan tinggi. Electoral volatility sendiri dapat diartikan sebagai selisih antara jumlah suara partai pada dua pemilu atau lebih. Dengan analisis persen banyaknya jumlah suara partai akan menentukan bahwa apakah partai tersebut terinstitu-sionalisasi dengan baik. Partai yang suaranya cendenrung terjadi perubahan yang drastis meunjukkan partai tersebut belum terinstitusionalisasi pada masyarakat dengan baik. Partai yang baik sejatinya memiliki suara yang cenderung konstan dan baiknya meningkat dari pemilu satu ke pemilu yang selanjutnya.

Kekhawatiran selanjutnya yang muncul ialah bagaimana jika angka pemilih bimbang ini tidak dapat menentukan pilihannya pada tanggal 9 April nanti? Tingkat partisipasi dalam pemilu electoral turn-out (partisipasi) juga pastinya akan turun. Jika hal ini terjadi legitimasi pemerintah tentunya akan rendah dan demokrasi kita yang masih rapuh ini sangat mengkhawatirkan. Pembangunan politik dalam negara berkembang yang baru melaksanakan kembali demokrasi (demokratisasi) haruslah pada mobilisasi dan partisipasi yang tinggi dalam politik yang salah satunya ialah pemilu. Hal ini berhubungan dengan terjaganya stabilitas pemerintahan di tengah gelombang kebebasan dan kontrol publik dan media yang tinggi terhadap kinerja mereka.

Tahapan tersebut sering disebut sebagai “konsolidasi demokrasi”. Demokrasi kita masih merupakan demokrasi yang prosedural karena hanya sebatas lembaga-lembaga yang berjalan tanpa adanya mekanisme yang bersih dan demokratis serta didasarkan pada penghayatan dan penjiwaan oleh nilai-nilai nasionalisme dan kebangsaan. Oleh karena itu, stabilitas nasional sangatlah penting melihat stabilitas ekonomi yang tengah labil. Stabilitas ekonomi tentu harus di topang stabilitas politik suatu negara. Hal ini dapat berpengaruh jika pada pemilu nanti stabilitas tetap terjagapemiludan keadaan ekonomi dapat meningkat kondusif.

Semoga saja tingkat pemilih bimbang yang masih tinggi ini tetap akan melakukan partisipasi. saya melaksanakan pendidikan politik dan pemilih diantaranya dengan membuat grup dalam Facebook. Grup ini juga merupakan kekhawatiran saya akan isu golput yang cukup tinggi khususnya pada kalangan mahasiswa. Mereka sebagai pemilih pemula jangan sampai tidak memberikan suaranya karena merekalah yang menentukan nasib bangsa kita nantinya. Jika mahasiswa sebagai kalangan muda saja tidak berpartisipasi lantas ingin jadi apa negara kita nantinya? Jadi berikanlah aspirasimu untuk Indonesia yang lebih baik!

Share/Save/Bookmark


Mar 28

Pemilu 2009 yang jatuh pada tanggal 9 april tinggal hitungan hari. Pilihan kita akan menentukan nasib bangsa lima tahun kedepan. Mungkin banyak caleg yang saling berkampanye lewat poster, baliho, dan reklame-reklame lainnya. banyak yang menganjurkan perbaikan biaya kesehatan, pendidikan, fasilitas umum dan perbaikan dibidang lainnya. Akan tetapi, masih sangat sedikit calon legislatif maupun parpol yang mengusung isu perbaikan lingkungan. Kalaupun ada isu tersebut dinilai tidak terlalu penting bahkan hanya tampil sebagai isu pelengkap saja. Padahal isu lingkungan dalam politik menjadi sedemikian krusial dalam perkembangan politik kontemporer saat ini.  Salah satu faktor kemenangan Presiden AS Obama ialah perhatiannya terhadap lingkungan. Hal inilah yang tidak disadari kandidat-kandidat presiden lainnya seperti Mc Cain yang beraliran lebih konservatif.

Kembali ke konteks Indonesia, Pemilu yang tinggal sebentar lagi ini direspon cukup baik oleh salah satu NGO yang sangat concern dalam bidang lingkungan yaitu Greenpeace. Greenpeace sendiri tengah melakukan kampanye untuk memilih wakil rakyat yang memperhatikan lingkungan. kampanye ini rencananya akan digelar di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Jogjakarta, Surabaya dan lain-lain. Kampanye ini sendiri berisi ajakan untuk para pemilih agar jangan mau dibohongi wakil rakyat dengan janji-janjinya tetapi perduli kepada rakyat dan kepada lingkungan. Freenpeace sendiri menitikberatkan perhatiannay kali ini kepada hutan.

logo

Bananakustik dipercaya untuk berkontribusi dalam kampanye ini dengan menyanyikan jingle kampanyenya. lagu ini di buat dengan keadaan yang cukup mepet deadline kira-kira tiga hari masa rekaman dan latihan. Dengan melalui revisi lirik, Bananakustik juga mencoba memperbaiki aransemen yang dirasa kurang. hasilnya bisa kita nikmati di blog ini.

Saya berharap kita sebagai anak muda menanamkan sifat peduli akan lingkungan.  Salah satu caranya dengan memilih wakil rakyat yang peduli terhadap lingkungan. Ajakan ini juga menyiratkan kita untuk aktif dalam kampanye-kampanye peduli lingkungan tetapi yang namanya ajakan semua tentunya kembali kepada Anda. Berikut saya lampirkan lirik lagu dan lagunya yang bisa di unduh di blog saya. Selamat menikmati.

Saatnya yang muda ‘tuk ikut bersuara

Bukan hanya bisa pesta pora

Pilih pemimpin untuk bangsa

Yang bukan hanya obral dusta

Jangan yang obral hutan kita

Pilih satu yang perdulikan bumi kita

Bukan Cuma mau kaya raya

Lestarikan alam permai ibu pertiwi

Selamatkan hutan demi ibu pertiwi

Wujudkan demi bagi Indonesia tercinta

[download] Bananakustik - Election For Greenpeace

ttd,

Yoga Kusuma

Share/Save/Bookmark


Feb 4

Malam dingin karena diguyur hujan deras dan di tiup angin membuat gw ingin sedikit bergerak mencari sedikit inspirasi dan pengetahuan lewat jendela dunia yaitu internet. setelah kurang lebih setahun langganan internet lewat ISP Fastnet, hidup gw mulai mengalami banyak perubahan dan gw pikir inilah yang membuat hidup gw “totally changes”. dari mulai berselancar tanpa arah hingga hari ini bisa menulis isi konten sebuah website. secara pribadi perubahan ini jauh mengarah kepada kehidupan gw yang lebih baik dan sejauh ini gw dapat melihat lebih jelas bagaimana dunia ini berputar dengan sistemnya.

tidak bisa dipungkiri media internet telah mengubah banyak kehidupan orang didunia. mereka yang bodoh bisa menjadi pintar. mereka yang miskin bisa menjadi kaya. ataupun mereka yang introvert dalam kehidupan nyata dapat melampiaskan segala isi hatinya didunia maya dengan berbagai macam media. sampai yang terlintas di pikiran gw saat ini ialah bahwa sosok manusia di depan komputer yang kita kenal sebagai nerd dan introvert berubah menjadi selebritis dan dikenal segala orang di penjuru dunia.

Foto diambil dari blog nya Matt http://ma.tt

Salah satu inspirator yang beritanya hari ini baru gw baca ialah sosok Matt Mullenweg co-founder Wordpress. software blogging open source yang sedang saya pakai ini (dan anda lihat sekarang) ialah ciptaan beliau. sosok Matt lebih dari sekadar memberikan perubahan bagi dunia dan juga dunia maya, ia juga merupakan sosok wirausaha (enterpreneur), ahli IT dan juga minatnya yang besar pada musik jazz (sama seperti gw!!). perpaduan yang menarik tersebut memberikan pemahaman dan inspirasi yang sangat berarti buat gw meskipun gw baru melihat profilnya kurang lebih 30 menit yang lalu. lantas dengan berselancar dan blogwalking dan gw mendapatkan data tentang dirinya. pada tanggal 17-18 Januari yang lalu Matt sempat ke Indonesia dalam rangkaian acara Wordcamp. Huh, sayangnya gw ngga datang saat itu. Acara tersebut sebenernya juga dimeriahkan oleh beberapa tokoh yang belum lama gw kenal tapi telah banyak memberikan inspirasi dan perubahan bagi gw diantaranya mas Romi Satria Wahono, Christian Sugiono, Matt Mullenweg dan komunitas-komunitas blog d Indonesia yang menggunakan wordpress sebagai software blog mereka.

Mungkin saya dalam posting ini hanya menjadi noktah kecil pengisi keramaian dunia blogging dan pengguna wordpress. akan tetapi, dunia baru ini tengah saya minati dan geluti karena itu saya ingin agar lebih banyak dari mereka bisa bertegur sapa dengan gw mungkin dengan memajam blogroll atau memberikan komentar lewat posting gw ini.

Share/Save/Bookmark


Jan 30

Nah, pada tulisan kedua ini gw akan membahas sedikit mengenai perjalanan Bananakustik yang telah kurang lebih dua tahun. Saat latihan pertama kali memang kita belum mempunyai drummer tetap (sampai sekarang deng..hehehe) dan memang kita hanya menginginkan format akustik sederhana saja. dengan instrumen gitar string dan nilon  milik Bayu (vokal) Bananakustik mulai latihan lagu-lagu top 40 seperti someday we’ll know milik New Radicals, Officially Missing You oleh Tamia dan lain-lain. Gw berfikir memang akan menjadikan band ini band membawakan lagu top 40 tetapi dengan format akustik karena cukup jarang band yang berformat akustik tanpa menggunakan drum, mungkin seperti d’Cinnamons!?!? tapi bedanya kita punya dua vokalis dan kita bisa lebih bagus! x)

Akan tetapi, seiring berjalannya waktu dan bergulirnya karir Bananakustik, kebutuhan untuk bermain dengan full band semakin besar  selain itu kita menganggap banyaknya acara musik lebih menginginkan kesan yang lebih full band dan rame, jadi kita memutuskan untuk mulai mencari pemain drum dan beralih ke format “band-dengan-sentuhan akustik”. setelah beberapa waktu mencari dan mencari akhirnya bertemulah Bananakustik dengan Abi yang kuliah satu kampus dengan Imam(gitar) di STMIK Perbanas. kekompakan makin terbentuk dan Bananakustik mendapat cukup banyak tawaran bermain dengan format band dengan sentuhan akustik tadi. Namun, Abi sendiri sebenarnya telah memiliki band bersama teman-temannya dengan aliran pop rock dan menurut Abi bandnya ini memiliki prospek yang lebih baik dari Bananakustik x’(. Jadi, Abi hanya bisa mengisi Additional Drum karena Abi juga tengah sibuk dengan band pop rock nya dan tugas akhir kuliahnya.

Meskipun belum terlalu sering inilah beberapa acara diaman Bananakustik Bermain menjadi Band Featuring (tamu)….

  • Guess Band in “Nonton Baren Piala Dunia”  @ Bellanova Country Mall, Sentul  Juli: 2006
  • “Prom Nite SMA Sumbangsih” @ SMA Sumbangsih :Agustus 2006
  • “Ulang Tahun SMA Dharma Karya” @ SMA Dharma Karya
  • “Izze Pop Goes to School” @ SMA Sumbangsih :Oktober 2006
  • Top 5 Band in “New Year with McDonald’s” @ Bintaro :Desember 2006
  • Guess Band in “Rally Se-Jabotabek with McDonald’s @ Bintaro :Januari 2006
  • “Closing Ceremony Futsal Tournament” @ FKM UI, Depok :Februari 2007
  • Top 8 Band in “On-Air Backstage RTC UI FM” @ Universitas Indonesia, Depok :April 2007
  • Top 5 Band in “Off-Air Backstage Back On Stage RTC UI FM” @ Universitas Indonesia, Depok :Mei 2007
  • Featuring in “Closing Audition Band JAGMOVE 07” @UMJ Ciputat Juni: 2007
  • Guest Band In “Grand Launching Premier Pavilion @ Cengkareng Juni 2007
  • Featuring In JAKMOVE 07 Music festival @ Viky Sianipar Music Center, Juli 2007
  • featuring In “Scroundbites Music and Film Seminar” @ PSJ UI, Depok November 2007
  • Featuring In “Bedah Kampus UI 2008″ @ Balairung UI, Depok Februari 2008
  • Featuring In “IKOM ON THE AIR” @ UI, Depok April 2008
  • Featuring In “Spare: Sport and Art Festival 2 FKM UI, Depok 2008

Mungkin terdapat juga beberapa acara yang gw lupa dan tidak masuk dalam daftar ini teapi kurang lebih inilah perjalanan kita selama dua tahun.

Dalam setiap penampilan Bananakustik kita selalu mencoba memberikan modifikasi aransemen pada lagu-lagu yagn telah ada. biasanya kita membawakan lagu ciptaan sendiri dan juga lagu artis lain untuk mengasah kemampuan aransemen kita. Perjalanan dua tahun yang hampir tiga tahun ini memberikan kita banyak pengalaman dan pelajaran yang berarti terutama untuk performa di panggung. gw berfikir kami (Bananakustik) masih perlu banyak berlatih dan berlatih untuk mengasah kemapuan dalam penampilan diatas panggung.

Mengenai format band, hingga kini Bananakustik masih 

Berformat band dengan personil Yoga: Bass Guitar, Imam: Electric Guitar, Dado : Keyboard, Bayu: Vocal/ Accoustic guitar, rea : Vocal. Harapan gw kedepannya Bananakustik memiliki cii tersendiri yang lain dari yang lain sehingga kita tidak disama-samakan dengan banyak band beralian pop kreatif seperti Maliq n D’essential atau yang lainnya (ya emang beda laah!!!) dari sisi musikalitas kami umumnya kami memang bermusik pop dengan berbagai sentuhan musik seperti Jazz, Soul, RnB dan lain-lain sehingga warna musik dalam Bananakustik akan sangat bervariasi dalam berbagailagu yang kami ciptakan.

Untuk tulisan selanjutnya gw akan membahas pengalaman kami yang paling menarik yaitu rekaman lagu karena lima lagu yang kami bikin memiliki proses dan cerita tersendiri dari mulai awal hingga akhirnya keluar lima lagu.

 

Share/Save/Bookmark


Jan 28

Tulisan Ini merupakan tulisan pertama mengenai band Bananakustik dan akan terus berlanjut. Tulisan pertama ini mungkin sudah banyak dibaca beberapa orang karena sering dimunculkan di profil Bananakustik, myspace-nya Bananakustik dan profil facebook-nya. dengan sedikit tambahan semoga tulisan ini lebih segart lagi aja..x)

Bananakustik lahir secara tidak sengaja. Berawal dari keinginan Bayu untuk merekrut orang-orang untuk bermain pada sebuah event yang ditawarkan padanya. Orang yang pertama diajaknya ialah Yoga. Yoga yang pada waktu itu tidak punya band yang tetap langsung setuju. Selain Yoga Bayu juga mengajak Dado dan Imam. Yoga, Imam dan Dado sebelumnya pernah bermain dalam suatu formasi band, hal ini memudahkan untuk mencocokan diri satu sama lain. Bayu sebelumnya sudah berduet bersama Rea dalam suatu event dengan personil tidak tetap. Akhirnya, setelah perekrutan personil telah rampung, mulailah Bananakustik latihan membawakan lagu-lagu pop sebagai tuntutan dari event tersebut.

Pada waktu manggungnya Bayu berduet dengan Rea, mereka belum mempunyai nama band. Karena pada waktu itu mereka bermain dengan instrumen gitar akustik, secara spontan keluarlah nama Banana Akustik, untuk mempermudah pengucapannya, maka namanya menjadi Bananakustik. Nama Bananakustik ini sebenarnya bukan terinspirasi oleh buah pisang dalam bahasa Indonesia. Akan tetapi, kami juga melihat buah pisang sebagai buah yang enak, segar, dan bermanfaat. Harapannya ialah Bananakustik menjadi band yang enak didengar, selalu membawa musik-musik yang segar dan dapat bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain pada umumnya.

Dari nama Bananakustik tentunya orang-orang banyak menerka format musiknya ialah akustik. Akan tetapi, meski tetap pada instrumen akustik, Bananakustik tidak ingin terbatas pada itu, dengan penambahan instrumen beat-beat digital (karena belum memiliki drummer), Bananakustik mencoba menawarkan musik dengan kemasan yang berbeda.

Pada awalnya Bananakustik hanya membawakan lagu-lagu dari musisi lain dengan sedikit perubahan aransemen dan komposisi. Lalu, Dengan beberapa lagu yang telah ditulis, Bananakustik mencoba memroduksi lagu sendiri. Lagu-lagu yang ditulis banyak bernuansa pop yang mudah dingengarkan dan cocok dengan karakter suara dari dua vokalisnya.

*Tulisan selanjutnya akan membahas seputar warna musik, visi & misi Bananakustik dan lebih personal megnenai personil-personil Bananakustik

Share/Save/Bookmark


Jan 25

“The World Is Flat” demikianlah kata Thomas L. Friedman dalam judul bukunya tersebut. hampir seluruh data berpindah tempat tiap harinya, tidak terkecuali informasi dan pemikiran kita. salah satu penemuan terbesar abad ini ialah blog. Blog dianggap salah satu yang merangsang pertumbuhan penggunaan internet di dunia. Blog juga menjadikan orang yang baru sekali memakai internet dapat membeuat halaman dengan tulisannya sendiri tanpa harus mengerti bahasa-bahasa program yang rumit.

Tahun 2009 ini diperkirakan kurang lebih sejuta pengguna blog di Indonesia. Bahasa Indonesia juga tercatat menjadi bahasa yang paling banyak digunakan ketiga setelah bahasa Inggris dan Spanyol(waaw..) salah satu festival terbesar blog di Indonesia ialah Pesta Blogger.

Mungkin Anda bertanya untuk apa menulis tentang “Belajar Baca dan Tulis” ? toh dari TK (bagi yang ikut) juga kita sudah diajarkan membaca dan menulis. eiits!!! tapi tunggu dulu, belajar baca dan tulis disini bisa bermakan lebih besar dari pada baca tulis biasa.

Setidaknya tiga paragraf diataslah yang senantiasa gw lakukan dalam menggambarkan proses latihan gw  dalam kegiatan bloggingblogging mempunyai inti yaitu menulis dan membaca. akan tetapi, menulis dan membaca yang dimaksud disini ialah menulis-membaca secara digital. Gw sendiri baru memulai menulis blog sejak Friendster memberikan fitur menulis blog dalam fasilitasnya.

Gw sendiri kuliah di FISIP yang kegiatan sehari-harinya diajarkan untuk “membaca & menulis” tapi masih mengalami kesulitan dalam menulis di blog meskipun tulisan di blog lebih terasa santai tanpa aturan-aturan akademik entah itu sistem APA (American Psicologycal Association) atau MLA (Modern Language Association) * gw sendiri masih meraba-raba cara bagaimana membuat tulisan akademik yang baik. Alih-alih berusaha membuat tulisan akademik yang baik, sekarang (pada tulisan ini) gw mulai mencari tahu bagaimana cara menulis artikel di blog dengan baik.

ternyata baru gw sadari bahwa menulis artikel pada suatu blog juga membutuhkan pendekatan sendiri dan sampai detik ini gw belum mengetahui permasalahan ini secara menyeluruh.selain itu artikel di blog juga mempunyai banyak tujuan dan fokus dalam penulisannya. ada yang menulis untuk membagi informasi, untuk curhat, mendigitalisasi buku hariannya, promosi produk, hingga meningkatkan traffic** untuk tujuan monetisasi**.

Jadi gw yang masih sangat-sangat awam, pemula, newbie, dan amatir ini memang masih membutuhkan pegnetahuan dengan cara melihat-lihat blog orang yang lebih berpengalaman dan mencari informasi bagaimana sejatinya blog gw gunakan untuk tujuan pribadi gw. bagi Anda yang sedang belajar nge-blog juga silahkan nikmati proses belajar kita ini dengan senantiasa menulis, membaca, blogwalking, membaca lagi, menulis lagi, blogwalking lagi dan seterusnya untuk mendapatkan tulisan blog yang berkualitas dan bermanfaat bagi diri sendiri dan juga orang lain. dan satu lagi, mohon komentarnya teman-teman…HIDUP BLOGGERS!!!!

*sistem kutipan yang biasa digunakan dalam tulisan akademis khususnya di kampus ane, eh, gw…x)

**istilah yang sering digunakan dalam blogging

Share/Save/Bookmark


Jan 23

Setelah dua setengah tahun kuliah di FISIP UI jurusan Ilmu Politik gw baru ngerasain penurunan Indeks Prestasi (IP) yang cukup signifikan. dari sebelumnya 2.99 hingga sekarang hanya 2.91. padahal menurut gw usaha gw lebih optimal semester ini dibanding semseter lalu.

sebagian teman-teman gw yang memang sudah terbukti pintar di semester-semester lalu cenderung mengalami peningkatan atau paling tidak bertahan di nilai IPK cum laude. selebihnya lagi mengalami nasib yang tidak jauh berbeda dengan gw yaitu terjun bebaaas….

memang semenjak semester dua gw ngga pernah memiliki target untuk mendapat nilai A di setiap matakuliah. gw hanya menargetkan nilai B dan paling bagus B+. menurut gw kuliah Ilmu Politik memang tidak mudah. selain harus memiliki minat dan ketertarikan yang tinggi, kita juga harus dituntut memiliki pemikiran, wawasan, dan analisis yang tajam dalam melihat suatu fenomena sosial.

setelah mengalami IP terjun bebas ini gw merasa perlu membenahi diri untuk meningkatkan nilai di semester enam. setidaknya sampai lulus nanti IPK gw bisa diatas 3.25 (aaamiiiiin….). sempat terpikir dibenak gw bahwa nilai gw yang turun lantaran dosen-dosen yang memang pelit nilai dan cenderung perfeksionis. akan tetapi, lambat laun berpikir bahwa gw memang kurang memberikan perhatian dan niatan untuk mengerjakan tugas dengan sebaik-baiknya.

lima semester menjalani kuliah di Ilmu Politik FISIP UI memberikan pemahaman gw terhadap arti kuliah yang sebenarnya. setelah peristiwa yang gw alami pada semester empat wawasan dan pemikiran gw menjadi semakin luas dan matang. selain itu, gw bisa menghilangkan kemalasan-kemalasan dan kekanak-kanakan mahasiswa gw perlahan dan menatap dunia yang sebenarnya.

Yup! dunia yang sebenarnya yang membutuhkan pemikiran yang lebih matang. gw tidak ingin terjebak dalam mencari nilai dan memanfaatkan gelar semata ketika lulus nanti.  jadi sebenarnya IP gw yang terjun bebas ini dapat dihibur dengan cara berpikir kita yang lebih luas ketika kita lulus nanti. Jadi, buat Anda yang memiliki IP kecil jangan bersedih hati karena dunia nyata tidak hanya melihat kita dari IP semata. masih banyak nilai tambah (added Value) yang bisa kita jadikan modal setelah lulus nanti. kita juga butuh keunggulan de facto yaitu keunggulan yang dibuktikan dengan pengakuan masyarakat akan kontribusi kita untuk orang lain di bidang ilmu yang kita geluti. Namun,  bagi Anda yang memiliki indeks prestasi yang baik tentu tidak salah jika Anda berbangga hati karena hal tersebut bisa menjadi nilai tambah Anda ketika lulus nanti (semoga….).

Share/Save/Bookmark


Jan 22

MIDI controller sekaligus soundcard…hhmmm….menggiurkan…

aslinya

aslinya

NeON combines a USB audio interface with a fully functional MIDI controller – all in a portable keyboard. With endless combinations of assignable controllers, NeON provides maximum flexibility and ease of use. The high quality keyboard will satisfy even the most avid keyboard users. It also features USB connection, one MIDI output, one Sustain Pedal input, one Expression Pedal input - all in a small unit that is not wider than 19″.

The NeON has 25 velocity sensitive full sized keys. There are 20 buttons with various functions, 4 of the control buttons allow you to control the octave range, others provide selection for the MIDI channel and assignment for controller numbers to the wheels. NeON also has function buttons to change settings, send MIDI messages, input numbers and so on. There are very flexible continuous controllers to be used in real time. You can custimize and assign them to do what you want. The 8 knobs and 8 encoders are provided in two groups, so they can be assigned with two functions each.

NeON gives you a lot of choice. The audio interface of NeON has 2 inputs and 2 outputs. In addition to this, there is a Mic/Line input, and an instrument (Hi-Z) input. The headphone output with volume control allows you to adjust headphone volume levels immediately.
Features

  • 3 digit LED display
  • 25 semi-weighted spring action
  • 3 programmable datawheels
  • sustain pedal connector
  • 8 programmable endless dials / 8 programmable knobs
  • encoder & fader in 2 8-groups, 16 programmable encoders
  • headphone amplifier (adjustable)
  • supports 32 MIDI cannels
  • Hi-Z input: Mic/Inst. input
  • power supplied via USB or optional external power supply
  • realtime monitoring for all channels with no latency
  • Windows XP, Windows 2003, Mac OS X 10.3 compatible

Bonus:Adaptor,CD Software(Nuendo,Sonar 7,reason 4,dll)

tanpa bungkus,dan manual(manualnya disediakan digital)

Yoga

(021)98554049

yoga.kusuma1@yahoo.com

Share/Save/Bookmark


Jan 21

Sekedar berbagi pengalaman saja kepada teman-teman. saat ini kebetulan gw masih kuliah, tepatnya mengerjakan skripsi sambil kerja. yang NOTABENE, gw udah telat. teman-teman gw udah pada banyak LULUS. walaupun masih ada beberapa yang masih sibuk kuliah atau menyusun skripsi. memang dalam hidup ini kita harus mempunyai KOMITMEN.

Apalagi ketika memasuki dunia perkuliahan. disinilah kita benar-benar dituntut untuk menjadi seseorang yang mandiri. dan situasinya sangat berbeda ketika kita sekolah dulu. pada saat gw masih aktif kuliah (sebelum skripsi), gw sangat mengidam-idamkan untuk bisa bekerja dan bisa mempunyai uang sendiri. pernah juga muncul ketakutan akan susahnya mendapat pekerjaan setelah gw lulus nanti. pada saat gw kuliah, gw hanya mengerjakan proyek-proyek kecil2an yang mendapat imbalan tidak seberapa. malah sering juga cuma say ‘Thank you’ (karena gw gak enak meminta bayaran sama teman =P) atau cancel ditengah jalan. akhirnya pada saat akhir-akhir semester gw mendapat tawaran untuk magang disuatu perusahaan  di bagian IT, yang kebetulan sama dengan bidang/jurusan kuliah gw.

Awalnya cuma magang, karena mendapatkan hasil yang lumayan (lumayan buat malem mingguan :P), gw jadi ketagihan. sampai dengan gw di angkat jadi karyawan (masih kontrak sih =P). pada akhirnya skripsi gw jadi terlantar. sekian lama gw gak menghadap dosen pembimbing. baru sekarang tergerak untuk menyelesaikan. karena dorongan dari orang sekitar gw. dan bosen juga ditanya tanya terus. ‘UDAH SELESAI BLUM?’, ‘KAPAN SELESAI?’ and so onlah (faktor biaya juga sih, harus bayar uang kuliah pokok + perpanjang skripsi tiap semester). semua itu membuat gw jenuh. dan akhirnya tergerak untuk menyelesaikan skripsi gw.

Maka POIN yang dapat di ambil dari cerita panjang lebar gw ini adalah, KONSENTRASILAH pada kuliah lo. baru lo cari KERJA. semuanya memang ada UNTUNG dan RUGInya. kalo lo kuliah, mungkin lo kurang pengalaman. lain dengan yang sudah bekerja. tapi semua itu ada waktunya.waktunya kuliah ya kuliah. kerja ya kerja. dengan apa yang gw alami sekarang. gw merasa kerepotan. gw pulang kerja harus kekampus, cari waktu untuk izin buat ambil data. mungkin semua itu dapat di atasi jika kita mempunyai strategi yang mantap untuk memanagenya. tapi menurut gw, mengerjakan sesuatu hal yang berbarengan itu tidak bisa maksimal. itu menurut pendapat gw. mungkin lain menurut pendapat teman-teman. jadi buat teman-teman yang masih kuliah pikirkanlah baik-baik. cobalah untuk magang pada waktu-waktu liburan kuliah. selesaikanlah SKRIPSI kalian terlebih dahulu :).

Good luck :).

Share/Save/Bookmark